Research & Stock Picks

Economic Reports

20 March 2025

By

Samuel Daily Economic Insights 21 March 2025

Ikhtisar

Pasar keuangan Indonesia kembali mendapat tekanan menyusul keputusan Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga, yang menandakan berlanjutnya pengetatan moneter global. Turunnya IHSG hingga 6%, meski ada sedikit pemulihan, menunjukkan kekhawatiran investor atas stabilitas makroekonomi, yang mendorong intervensi pemerintah dan review dari OJK terkait penghentian perdagangan. Rupiah masih bergejolak, meskipun pembelian obligasi oleh BI (IDR 70.74 triliun) dan kebijakan suku bunga (5.75%) telah membantu menstabilkan arus modal. Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan sebesar 4.7%-5.5%, namun tekanan pasar kerja terus berlanjut, dengan 280,000 PHK diperkirakan terjadi pada tahun 2025, yang memengaruhi belanja konsumen dan perputaran keuangan menjelang Lebaran. Meskipun masih ada sejumlah tantangan, Indonesia terus memajukan transformasi digital, proyek infrastruktur (KEK Batang, Tanggul Laut Jakarta), dan hilirisasi energi (biofuel, strategi hidrogen). Prospek perdagangan dan investasi masih beragam; arus masuk investasi IKN cukup kuat, tetapi masih ada kebuntuan terkait perdagangan dengan EU. Sementara itu, perkembangan politik—terutama revisi UU TNI dan protes masyarakat—dapat mengancam stabilitas dalam negeri. Dengan ketidakpastian global, sentimen konsumen yang melemah, dan kekhawatiran pendanaan infrastruktur, pendekatan BI yang fleksibel dan stimulus pemerintah akan sangat penting dalam menghadapi risiko ekonomi.

Share This:

Highlights

Download PDF

Download PDF

Daily Economic Report_21032025_EN
Daily Economic Report_21032025_ID

Download PDF

Daily Economic Report_21032025_EN
Daily Economic Report_21032025_ID

More Related

Morning Briefs

Mar 27, 2025

JCI is Expected to Decline Today

Technical Stock Analysis

Mar 26, 2025

Daily Stock Technical – Mar 26, 2025

Morning Briefs

Mar 26, 2025

IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini

Economic Reports

Mar 26, 2025

Samuel Daily Economic Insights 26 March 2025