
PT Samuel Sekuritas Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam membangun hubungan yang erat dengan insan media melalui penyelenggaraan acara Media Connect 2026. Kegiatan yang digelar di Menara Imperium, Rasuna Said, Jakarta, pada 7 Mei 2026 ini menjadi wadah berkumpulnya sekaligus ruang diskusi strategis antara perusahaan dan para jurnalis ekonomi serta pelaku media nasional.
Mengusung tema “Insights. Updates. Connections. Shaping Opportunities Together”, acara ini tidak hanya menjadi ajang networking, tetapi juga sarana berbagi pandangan mengenai kondisi pasar, perkembangan industri keuangan, hingga arah strategi perusahaan ke depan.
Dalam sesi pembukaan, manajemen Samuel Sekuritas Indonesia menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada publik. Di tengah dinamika pasar yang terus berubah, hubungan yang kuat antara institusi keuangan dan media dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun kepercayaan investor.
Sesi pertama dibuka oleh Managing Director PT Samuel Tumbuh Bersama, Tae Yong Shim, yang membawakan materi bertajuk “One Step Back, Two Steps Forward”. Dalam paparannya, Tae Yong Shim menyoroti kondisi pasar Indonesia yang dinilai masih tertinggal dibandingkan negara berkembang lainnya, di tengah meningkatnya tekanan terhadap nilai tukar rupiah, keluarnya dana asing, hingga isu transparansi pasar yang menjadi perhatian investor global.
Menurut Tae Yong Shim, kepercayaan investor menjadi faktor utama yang menentukan arah pemulihan pasar Indonesia ke depan. Ia menilai berbagai sentimen negatif yang saat ini membayangi pasar perlu diselesaikan secara bertahap agar optimisme investor dapat kembali pulih.
“Kepercayaan investor akan kembali ketika berbagai faktor negatif di pasar mulai terselesaikan. Saat ini pasar masih menunggu kepastian dan perbaikan fundamental yang nyata,” ujar Tae Yong Shim dalam pemaparannya.
Ia juga menyoroti pelemahan rupiah yang menurutnya bukan hanya persoalan jangka pendek, melainkan tantangan struktural yang membutuhkan solusi berkelanjutan. Tae Yong Shim menjelaskan bahwa Indonesia perlu memperkuat daya tarik investasinya agar mampu kembali bersaing di tengah pergeseran arus modal global.
Selain itu, ia menyinggung pentingnya peningkatan transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia, terutama terkait isu free float yang tengah menjadi perhatian MSCI. Menurutnya, langkah reformasi pasar yang dilakukan regulator menjadi sinyal positif, namun investor global masih menunggu implementasi nyata di lapangan.
Selain pemaparan tersebut, Head of Research Samuel Sekuritas Indonesia, Prasetya Gunadi, turut menyampaikan Market Outlook 2026 dengan menyoroti kondisi pasar saham Indonesia dibandingkan negara-negara regional maupun global. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa tekanan likuiditas dan keluarnya dana asing masih menjadi tantangan utama pasar domestik sepanjang tahun 2026.
Prasetya menilai pasar Indonesia saat ini membutuhkan katalis positif untuk mengembalikan minat investor, baik dari sisi stabilitas kebijakan, peningkatan likuiditas, maupun kepercayaan terhadap prospek ekonomi nasional.
“Penurunan likuiditas pasar setelah tekanan dari isu MSCI membuat aktivitas transaksi ikut melemah. Kondisi ini berdampak langsung terhadap partisipasi investor di pasar saham domestik,” kata Prasetya Gunadi.
Ia juga menambahkan bahwa di tengah kondisi pasar yang masih volatil, investor perlu lebih selektif dalam memilih saham dan fokus pada emiten yang memiliki fundamental kuat serta ketahanan bisnis yang baik.
Melalui penyelenggaraan Media Connect 2026, Samuel Sekuritas Indonesia berharap hubungan baik dengan media dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan informasi pasar yang kredibel, transparan, dan edukatif bagi masyarakat maupun investor Indonesia.
Samuel Sekuritas Indonesia is a leading Indonesian securities brokerage firm. Established in 1997, the firm has grown to become one of the most respected and trusted financial services companies in the country. With a wide range of services and products, Samuel Sekuritas Indonesia has become a trusted partner to many investors, both institutional and individual.
The company offers a variety of financial services, including equity, debt and derivative securities brokerage services, research and portfolio management, asset management and capital market services, as well as a range of other investment solutions. Samuel Sekuritas Indonesia is also a leader in providing financial education and training, and has established itself as a leading provider of investor relations services.
The company has a strong research capability and is committed to providing its clients with up-to-date and reliable market analysis and recommendations. It also has a team of experienced and knowledgeable professionals who are dedicated to providing quality service to its clients. As a result, Samuel Sekuritas Indonesia has become a preferred partner for many investors in Indonesia.
In addition to its financial services, Samuel Sekuritas Indonesia also offers a range of other services, such as corporate finance and advisory services, mergers and acquisitions, and venture capital.