PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dengan sejumlah agenda penting, mulai dari persetujuan laporan tahunan, penggunaan laba bersih tahun buku 2025, realisasi penggunaan dana hasil aksi korporasi, hingga perubahan susunan pengurus perseroan. RUPST tersebut diselenggarakan pada Selasa, 19 Mei 2026, bertempat di Hotel Raffles Jakarta.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui laporan tahunan perseroan, termasuk laporan kegiatan perseroan, laporan tugas pengawasan dewan komisaris, serta pengesahan laporan keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Persetujuan ini menjadi salah satu agenda utama dalam RUPST sebelum perseroan melanjutkan pembahasan terkait penggunaan laba bersih dan agenda korporasi lainnya.
RUPST INET juga menyetujui perubahan susunan anggota dewan komisaris dan direksi perseroan. Dalam susunan terbaru, Kemal Akbar ditetapkan sebagai Komisaris Utama. Sementara itu, jajaran direksi perseroan diisi oleh Fadzri Sentosa, Septiawan, Saripudin, dan Firdaus Andi Wibowo.
Pada agenda penggunaan laba bersih tahun buku 2025, perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp0,04 per saham. Total dividen tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham mencapai sekitar Rp894,96 juta. Adapun laba bersih tahun berjalan entitas induk per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp24,49 miliar.
Dalam kesempatan yang sama, INET turut menyampaikan realisasi penggunaan dana hasil sejumlah aksi korporasi. Dari dana hasil penawaran umum perdana saham, perseroan mencatat nilai perolehan dana sebesar Rp151,50 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi, nilai perolehan bersih mencapai Rp148,51 miliar, dengan realisasi penggunaan dana sekitar Rp144,67 miliar dan sisa dana sekitar Rp3,84 miliar.
Sementara dari Waran Seri I, perseroan mencatat nilai perolehan dana sebesar Rp189,38 miliar. Dana tersebut telah digunakan sekitar Rp68,55 miliar, sehingga sisa hasil penggunaan dana tercatat sekitar Rp120,83 miliar.
Adapun dari hasil Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I atau PMHMETD I, INET membukukan nilai perolehan dana sebesar Rp3,20 triliun. Setelah dikurangi biaya emisi, nilai perolehan bersih tercatat sekitar Rp3,19 triliun. Hingga 31 Maret 2026, realisasi penggunaan dana baru mencapai sekitar Rp49,68 miliar, sehingga sisa dana hasil aksi korporasi tersebut masih berada di kisaran Rp3,14 triliun.
Direktur INET Arif Angga mengatakan perseroan tetap membuka ruang ekspansi bisnis ke depan. Salah satu fokus pengembangan perseroan adalah melanjutkan pembangunan jaringan fiber to the home atau FTTH di wilayah Bali dan Lombok, sejalan dengan rencana penggunaan dana hasil rights issue. Selain itu, dana hasil obligasi akan diarahkan untuk pengembangan jaringan di Kalimantan Barat.
Dengan berbagai keputusan tersebut, RUPST INET tahun ini menjadi momentum bagi perseroan untuk memperkuat tata kelola, menjaga transparansi kepada pemegang saham, serta melanjutkan agenda ekspansi jaringan yang menjadi bagian dari strategi pertumbuhan perseroan ke depan.
Samuel Sekuritas Indonesia is a leading Indonesian securities brokerage firm. Established in 1997, the firm has grown to become one of the most respected and trusted financial services companies in the country. With a wide range of services and products, Samuel Sekuritas Indonesia has become a trusted partner to many investors, both institutional and individual.
The company offers a variety of financial services, including equity, debt and derivative securities brokerage services, research and portfolio management, asset management and capital market services, as well as a range of other investment solutions. Samuel Sekuritas Indonesia is also a leader in providing financial education and training, and has established itself as a leading provider of investor relations services.
The company has a strong research capability and is committed to providing its clients with up-to-date and reliable market analysis and recommendations. It also has a team of experienced and knowledgeable professionals who are dedicated to providing quality service to its clients. As a result, Samuel Sekuritas Indonesia has become a preferred partner for many investors in Indonesia.
In addition to its financial services, Samuel Sekuritas Indonesia also offers a range of other services, such as corporate finance and advisory services, mergers and acquisitions, and venture capital.